Friday, 30 April 2010

berbagi ilmu yang ddapat di sini

genap sudah 7 bulan aku tnggal disni.. dan sekarang kembali menyiapkan diri akan terjadinya culture shock lagi di indonesia, negara ku. tidak pernah terbayng meninggalakan tempat ini. tempat yang mungkin awal datang sempat tak menggugah rasa tuk lebih lama lagi tinggal disini.. berbeda sungguh dengan sekarang. tak terpikir rasanya kembali menyibukkan diri dengan perkuliahan di Indonesia, dengan dosen-dosen yang tak terlalu cukup baik dan mengerti seperti disini. kembali bergabung dengan hiruk pikuk kota kembang yang semakin parah dalam penanganan macet setiap weekend tiba. kembali melihat begitu terlalu banyaknya orang-orang yang tak begitu beruntung sedang memasang wajah memelasnya hanya untuk berburu rupiah yang mungkin tak seberapa. sementara itu, di seberang mereka ada berpuluh-puluh orang mamou yang sedang makan dengan begtu enakna di sebuah restoran keluaran negara kapitalis dengan hanya dipisah oleh dinding kaca yang sangat jernih. sungguh tak terbayang.
Bangsaku yang malang. Bangsaku yang malang.
mungkin kita dulu atau bahkan sampai saat ini masih sangat begitu polosnya. mungkin kita terlalu suka berfikir bahwa kaya dan kekuasaan itu segalanya. yang hanya menjadikan negara kita sekarang ini menjadi krisis kepercayaan. selalu mengikuti budaya negara lain tanpa sedikitpun melirik kepada budaya kita yang sebenarnya sngat indah, beragam dan waijb kita lestarikan.
ak pernah bertanya dalam hati.. apa presiden atau mungkin para pejabat kita tidak pernah datang ke negara-negara eropa yang sangat menjunjung tinggi sejarah dan tetap berusaha melestarikannya? negara eropa yang kebanyakan dari mereka berpendapat jika sebenarnya indonesia itu sangat indah, dan akan lebih indaj jika tetap pada identitasnya seperti dahulu?.. entahlah.. mungkin pejabat kita terlalu sibuk dengan urusan-urusan mereka, tapi.. jika begitu kenapa sangat susah sekali menemukan bukti dan hasil dari kesibukan mereka itu? karena setahuku, semuanya tak menjadi lebih baik. atau mungkin mereka mengetahui nya tapi berusaha menutup mata mereka dan hanya akan membukanya jika uang di depan mereka untuk sekedar menyisakan sebagian besar uangnya itu untuk membeli mobil high class bru? sedangkan buat makan pun rakyat tak mampu..
rumit memang jika berbicara tentang indonesia tercinta ku. kita diperbodoh oleh orang kita sendiri, itu parahnya. mereka yang mengaku pintar, sebenarnya hanya lah pintar memperbodoh kita. lalu apakah kita akan senantiasa diam??

jawabannya adalah rumit... rumit karena semua kebodohan yang ditanam telah menjadi darah kita disna. kita telah menjadi konsumtif, meniai orang dari kekayaan dan kekuasaan, mengagumi orang bukan berdasarkan kemampuan tapi karena wajah dan penampilannya.
malangnya kita..
jika diperhatikan dari mulai hal yang kecil saja disini, orang-orang nya sungguh berbeda dengan orang kita. padahal kita menilai jika orang bule itu keren. tapi kenapa kita tidak melihat betapa kerennya cara hidup mereka yang tidak pernah hanya mementingkan untuk memperkaya diri mereka sendiri.

malangnya kita..

No comments: