hei kawan, "Jalan raya itu tidak tumbuh terus memanjang, sementara kendaraan di Bandung ini semakin bertambah".
sebagian manusia kita masih berpikir, semakin banyak kendaraan, rumah mewah bahkan produk-produk yang dimiliki. maka akan semakin banyak pula penghormatan orang terhadap dirinya. beginilah kita, terkadang manusia kita terlalu gila hormat. dan yang lebih salahnya lagi, untuk mendapatkan penghormatan dari orang lain, kita terkadang salah mengambil jalan untuk mencapainya. coba sejenak kita bayangkan dan sedikit membandingkan perbedaan yang ada antara manusia Jerman dengan manusia kita (Bukan bermaksud sok tahu karena sudah pernah tinggal disana, tapi inilah kenyataannya.. hehehhe.
bedanya tuntutan orang tua terhadap setiap anak di Jerman dan di Indonesia adalah...
anak di Jerman dituntut untuk menjadi yang terbaik dijenjang pendidikannya agar mendapat kehidupan yang layak. dan anak Indonesia dituntut menjadi yang terbaik dijenjang pendidikannya agar mendapat kehidupan yang layak. loh bedanya apa? perasaan sama saja tuh kalimat?? hahaha.. sengaja itu.
perbedaannya adalah, ketika manusia kita dituntut untuk meraih ynag terbaik untuk mendapatkan kehidupan yang layak, pasti pikiran kita langsung membayangkan kehidupan yang layak itu dengan memiliki rumah mewah bak istana-istana di film Rapunzel, garasi kendaraan seperti sebuah showroom mobil bahkan bukan sebuah showroom tapi 3 buah showroom mobil,, Hammer semua lagi.. mempunyai landasan helipad di kebun belakang rumahnya dekat dengan kolam renang yang panjangnya sepanjang sungai Cikapundung yang dipinggir-pinggirnya berjajar banyak kursi malas untuk kita dan teman-teman kita merayakan party rutin tiap minggu. atau bahkan memiliki perabotan rumah tangga beserta alat-alat elektronik keluaran merk nomor 1 di dunia. atau bahkan saking tidak adanya keset kaki, kita menjadikan Ipad keluaran terbaru kita menjadi pengganti dari keset kaki itu. (masya Allah.. harus udah dibawa ke rumah sakit nih penulisnya, khayalannya sungguh2 'sesuatu' banget hahahah.
sementara mungkin anak2 negara maju seperti jerman dan korea selatan dituntut juga untuk memperoleh kehidupan yang layak yang berarti mereka bisa mandiri, dan memiliki ilmu yang berguna bagi kehidupannya sendiri dan memiliki pola pikir atau cara pandang yang tidak hanya berguna untuk dirinya melainkan juga untuk orang lain. mereka juga pasti ingin untuk menjadi kaya, tapi keinginan itu bukanlah menjadi target utama mereka karena di negara2 maju seperti itu yang menjadi target utama manusia2 yang hidup didalamnya adalah bagaiman menjadi pribadi yang baik dan berilmu. karena semakin mereka berilmu maka semakin tinggi juga penghargaan dan penghormatan orang lain terhadap mereka. sementara di negara kita, penghargaan dan penghormatan orang lain terhadap kita itu akan diberikan jika kita terhitung ke dapan manusia yang kaya secara materi dan akan bertambah ketika kita semakin menjadi lebih kayak (ini mah kayak curhat ya...). maka tidak salah jika manusia kita berlomba untuk menunjukkan kekayaan yang dimilikinya itu kepada manusia yang lain. salah satu cara termudah adalah dengan kemana2 menggunakan kendaraan pribadi. semakin bagus kendaraan yang ditumpangi, semakin manusia kita pede dengan akan diterimanya penghormatan yang tinggi dari orang lain kepadanya. maka tidak salah, jika jalan raya yang tidak akan tumbuh layaknya tumbuhan yang akan semakin besar, penuh oleh kendaraan-kendaraan yang mngkin kebanyakan masih berasal dari satu keluarga. pusing ya gan? gini maksudnya.
maksudnya jika satu keluarga itu terdiri dari 5 orang dewasa, ayah 1 yang masih produktif bergaji 100 juta sebulan (gilaaaa... harus berapa tahun tuhhhh), 1 ibu yang hobi arisan,1 anak gadis yang hoby hang out alias mejeng pamer2 hape terbaru dan bawa kamera segede drum (sebenarnya gak cuma gadis sih, bisa aja single), dan dua anak laki2 dewasa yang satu sudah kuliah, yang hobinya kemana2 jalan ma ceweknya hambur-hamburin uang ortu dengan ngejajanin cewek matrenya dan satunya lagi di SMA yang hoby hang out dengan teman-temannya main billiard (ya.. ngabisin uang ortu,, ya pamer hp canggih, yaa bawa kamera 20 juta,, yaa pake baju *yaiyalah masa kagak pake baju hahahah).
nahh.. suatu pagi,, nih keluarga.. lima-lima nya keluar rumah. sang papi kerja, sang mami arisan, sang kakak cewek ke salon, sang kakak cowok jemput pacar, dan sang adik ke sekolah. kira2 nih ya... mereka mau gak jalan hanya dengan satu mobil??? pasti jawabannya ya gak lahh... 1 mobil?? owww... tidak efisien... sorry yaahhh buat apa banyak uang klo masih 1 mobil kmna2??? *nada centil dan sinis. nahh pastinya mereka pengen kemana2 dengan kendaraan sendiri2. gak amu tuh ada istilah antar jemput oleh mama, atau oleh papa.. atau gak ada tuh istilah naik angkot, naik taxi, naik ojek,, apalagi naik becaakk.. gengsihhhhh!!! haahaahga
1 keluarga ini pastinya ngeluarin 5 kendaraan meskipun kendaraan2 nya ini bukan mobil semua. tapi kan berarti mereka sudah ngeluarin 5 jenis kendaraan dan berkontribusi menyumbangkan kemacetan bagi yang lain????? masya Allah.. manusia kita... tak pernah puas dan GENGSIANNNNNNNN.
apa yang salah dengan pola pikir dan moral kita?
coba kita pikirkan gan... hahahhaa
No comments:
Post a Comment