Thursday, 16 February 2012

jenuh stadium 2

suatu hari seseorang bertanya kepadaku tentang apa yang sebenarnya yang aku cari? dengan diam, senyap dan sunyi aku pun berbisik pada diriku sendiri "jujur aku tidak tau". orang itu pun bertanya lagi pada beberapa lama kemudian "apa yang sebenarnya kamu cari?", dengan perlahan aku membisikkan padanya bahwa "aku tidak tau apa yang aku cari". sekejap waktu kemudian, dia pun datang menghampiri dan kemudian bertanya "jujurlah... apa sebenarnya yang kamu cari di kehidupan ini dengan selalu mengorbankan dirimu sendiri seperti ini?", aku pun sedikit menganggukkan kepalaku tanda pemahaman ku yang sedikit meningkat dan mulai berkata, "sungguh, dari semua yang aku lakukan ini, yang aku tau hanya aku melakukan ini semua untuk MEREKA", orang itu pun kembali mendekatkan dirinya kepada diriku dan mulai kembali bertanya, "tidakkah pernah kamu sebentar saja memikirkan diri kamu sendiri dan melupakan mereka?" "setidaknya sampai kamu merasakan sedikit kebahagiaan dengan mengorbankan dirimu demi kepentinganmu sendiri?" "berhenti berkorban de, jangan terlalu sering menyiksa dirimu sendiri seperti ini, aku tau kamu merasa sepi, dan aku tau kamu menginginkan kebabahagiaan, jadi stop thinking of another bussiness, just try to think about you all", hingga keluar sedikit kata dari bibirku dan aku pun berkata, " stop mengkhawatirkan aku karena aku bisa mengerjakannya sendiri. kamu tidak pernah tau siapa yang menjadikanku seperti ini. dan memang kamu tidak perlu tau. dan kamu tidak akan pernah mengerti alasanku menjadi seperti ini, dan memang kamu tidak cukup cerdas untuk tau. kamu tak pelak hanyalah duri yang selalu membuat rasa sakit hati ini menjadi-jadi dengan doktrin-doktrin sesatmu, jangan tunjukkan rasa pedulimu dihadapanku, itu menjijikkan. pergi dan bawa pikiranmu menjauh pergi dan jangn pernah kembali. #menangis"

No comments: